![]() |
| Qadarallah saya ketiduran |
Saya ketiduran,
Ingat kisah Ashabul Kahfi. Para pemuda yang ditidurkan Allah dalam gua selama ratusan tahun, bukan karena malas, tapi karena dunia saat itu terlalu bising untuk dihadapi. QS. Al-Kahfi: 11 menyebut, “Lalu Kami tidurkan mereka dalam gua itu beberapa tahun yang banyak.” Tidur bukan sekadar lelap, tapi perlindungan spiritual.
Dalam dunia yang mengukur nilai manusia dari seberapa cepat ia membalas pesan, ketiduran adalah bentuk dzikir paling sunyi. Ia bukan tanda malas, tapi cara Tuhan menarik kita kembali ke dalam diri. Offline dari dunia, login ke rahmat-Nya.
Seseorang pernah bertanya di Quora, “Kenapa ketiduran terasa lebih nikmat daripada tidur yang direncanakan?” Jawabannya sederhana: karena itu tidur yang jujur. Bukan demi target. Bukan demi healing. Tapi karena tubuh memang butuh. Dan Tuhan tahu itu.
Ketiduran adalah cara asyik Tuhan menidurkan saya—dan para pendahulu saya, Ashabul Kahfi—dari fitnah dunia.

Write a comment
Posting Komentar