Kalau kau suka hati bilang 'Totti'

Totti enggak tahu dia fals. Tapi dia juga enggak takut fals. Dia bersiul, tetap nyanyi, tetap hidup, tetap... lucu.

Cockatiel 


Di rumah saya, ada satu makhluk yang setiap pagi selalu semangat menyapa dunia. Namanya Totti. Totti adalah burung Falk (cockatiel) kesayangan saya. Hobinya? Bersiul lagu “Kalau Kau Suka Hati, Tepuk Tangan.”

Secara ilmiah, cockatiel memang bisa menirukan suara manusia. Mereka punya kemampuan vokal yang cukup kompleks, menurut Scientific Reports (2020). 

Tapi jangan bayangkan siulan Totti itu merdu kayak soundtrack Disney. Kadang nadanya ngaco, falsnya lucu, dan temponya suka-suka dia. Tapi justru di situ letak magisnya. 

Totti nggak pernah peduli siapa yang nonton, nggak peduli algoritma, nggak peduli siapa yang tepuk tangan balik. Dia bersiul karena dia senang. Karena dia beneran suka hati. Dan di dunia yang penuh pencitraan ini, kejujuran model Totti itu langka banget.

Totti enggak tahu dia fals. Tapi dia juga enggak takut fals. Dia bersiul, tetap nyanyi, tetap hidup, tetap... lucu.

Kadang saya mikir: jangan-jangan kita terlalu takut fals dalam hidup. Takut salah, takut enggak pas, takut kelihatan aneh. Padahal bisa jadi, di momen-momen fals itulah, kita paling jujur. Paling hidup. Paling layak ditepuki tangan.

Jadi, kalau kau suka hati dan hendak buat itu, kalau kau suka hati tepuk tangan....

"Prok prok prok...!!"


Write a comment